Rabu, 03 Maret 2010

GEOGRAFI PENDUDUK


Definisi/Pengertian Masalah Sosial dan Jenis/Macam Masalah Sosial Dalam Masyarakat

Demografi berasal dari kata demos (rakyat) dan grapien (tulisan). Jadi demografi dapat diartikan tulisan-tulisan tentang rakyat. Demografi adalah ilmu social yang mempelajari tentang penduduk beserta seluk beluknya yaitu besar/jumlah penduduk, komposisi, distribusi dan perubahannya dari waktu ke waktu (dinamika) yang disebabkan karena bekerjanya 5 komponen demografi yaitu kelahiran, kematian, migrasi, perkawinan dan mobilitas social.


Menurut Soerjono Soekanto masalah sosial adalah suatu ketidaksesuaian antara unsur-unsur kebudayaan atau masyarakat, yang membahayakan kehidupan kelompok sosial. Jika terjadi bentrokan antara unsur-unsur yang ada dapat menimbulkan gangguan hubungan sosial seperti kegoyahan dalam kehidupan kelompok atau masyarakat.

Masalah sosial muncul akibat terjadinya perbedaan yang mencolok antara nilai dalam masyarakat dengan realita yang ada disekitarnya. Yang dapat menjadi sumber masalah sosial yaitu seperti proses sosial dan bencana alam. Adanya masalah sosial dalam masyarakat ditetapkan oleh lembaga yang memiliki kewenangan khusus seperti tokoh masyarakat, pemerintah, organisasi sosial, musyawarah masyarakat, dan lain sebagainya.

Masalah sosial dapat dikategorikan menjadi 4 (empat) jenis faktor, yakni antara lain :
1. Faktor Ekonomi : Kemiskinan, pengangguran, dll.
2. Faktor Budaya : Perceraian, kenakalan remaja, dll.
3. Faktor Biologis : Penyakit menular, keracunan makanan, dsb.
4. Faktor Psikologis : penyakit syaraf, aliran sesat, dsb.

Pengertian kepadatan penduduk

Kepadatan penduduk adalah jumlah rata-rata penduduk yang mendiami suatu wilayah administrative atau politis tertentu, biasanya dinyatakan dalam jiwa/Km2. misalnya: tingkat kepadatan penduduk kecamatan sekayam adalah 10.790 jiwa/Km2. Hal ini berarti dalam 1 Km2 di Kecamatan sekayam dihuni oleh 10.790 penduduk.

Kepadatan penduduk diperoleh dengan rumus :

Kepadatan penduduk = jumlah penduduk (jiwa)

Luas wilayah (km2)


Dinamika Penduduk

Pengertian dinamika penduduk

a. Dinamika penduduk : perubahan keadaan penduduk baik itu jumlah, distribusi maupun komposisinya pada suatu wilayah dalam waktu tertentu sehingga dapat mempengaruhi sruktur penduduk di wilayah tersebut.

b. Perubahan keadaan penduduk dari waktu ke waktu dipengaruhi oleh faktor-faktor :

Kelahiran, kematian, mobilitas, perkawinan, migrasi

Kelahiran

Angka kelahiran : angka yang menunjukkan jumlah kelahiran dalam kurun waktu tertentu.

Menghitung angka kelahiran

1. Angka kelahiran kasar /CBR

Angka yang menyatakan banyaknya kelahiran hidup setiap seribu jiwa dalam jangka waktu 1 tahun.

Rumus : CBR = jumlah kelahiran X 1000

Jumlah penduduk

2. Angka kelahiran khusus /ASFR

Angka yang menunjukkan banyaknya kelahiran hidup dari 1000 wanita usia tertentu dalam satu tahun.

Rumus :

ASFR = Jumlah kelahiran dari wanita usia tertentu X 1000

Jumla wanita dalam usia tertentu

Kematian

Angka kematian : angka yang menunjukkan jumlah kematian dalam kurun waktu tertentu.

Menghitung angka kematian

1. Angka kematian kasar /CDR

Angka yang menyatakan banyaknya kematian setiap seribu jiwa dalam kurun waktu 1 tahun.

Rumus : CBR = jumlah kematian X 1000

Jumlah penduduk

2. Angka kelahiran khusus /ASDR

Angka yang menunjukkan banyaknya kematian dari 1000 wanita usia tertentu dalam satu tahun.

Rumus :

ASFR = Jumlah kematian dari wanita usia tertentu X 1000

Jumlah wanita dalam usia tertentu

Migrasi

•Migrasi adalah perpindahan penduduk dari suatu tempat satu ke tempat lain untuk menetap.

•Faktor-faktor yang mempengaruhi migrasi

1. Faktor pendorong

Adalah factor-faktor yang merangsang proses migrasi yang berasal dari tempat asal.

a. Berkurang SDA di tempat asal

b. Ketidakcocokan dengan budaya tempat asal

c. Ingin mencari kehidupan yang lebih layak.

d. kurangnya fasilitas hiburan di tempat asal

2. Faktor penarik

Adalah factor-faktor yang merangsang proses migrasi yang berasal dari tempat tujuan.

a. Rasa superior di tempat yang baru

b. Penghidupan yang lebih layak di tempat yang baru

c. Mencari pekerjaan di tempat yang baru

d. tersedianya sumber daya alam yang melimpah

3, Faktor penghambat migrasi

UU larangan migrasi, perang dsb.

Menghitung laju migrasi/angka mobilitas

Rumus : M = x 1000

jumlah penduduk

Pertumbuhan Penduduk

Ø Perubahan jumlah penduduk/dinamika besar penduduk identik dengan pertumbuhan penduduk karena jumlah penduduk dari waktu ke waktu akan meningkat dan tidak mungkin menurun.

Ø Menurut Thomas Robert Malthus pertumbuhan penduduk mengikuti deret ukur (1,2,4,16 …) sedangkan pertumbuhan bahan makanan mengikuti deret hitung (1,2,3,4 …) artinya pertumbuhan penduduk lebih cepat daripada pertumbuhan bahan makanan akibatnya suatu ketika akan mengalami kekurangan makanan.

Ø Pertumbuhan penduduk : perubahan jumlah penduduk yang dipengaruhi faktor kelahiran, kematian dan migrasi

Ø Pertumbuhan penduduk sangat di pengaruhi oleh angka kelahiran yang tinggi.

Transisi Demografi

Transisi merupakan kata yang tepat bagi negara berkembang seperti Indonesia. Salah satu alasan berada pada masa transisi adalah mobilitas. Mobilitas manusia yang pergi ke negara bermasyarakat informasi dan kembali ke Indonesia dengan membawa situasi masyarakat informasinya. Mobilitas kapital yang membawa modal dari negara maju ke Indonesia sehingga kita harus menggunakan situasi masyarakat informasi pemilik modal terutama penggunaan komputer dan fasilitas komunikasi. Mobilitas ilmu pengetahuan yang membawa penemuan ilmu pengetahuan baru dari negara maju ke Indonesia sehingga kita dapat dengan mudah menerapkannya.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar